Showing posts with label curcol. Show all posts

Sakura dan Violet

Sebelumnya saya pernah menulis tentang kawan-kawan yang memiliki cerita penuh warna. Tentang 4 orang yang dipertemukan karena satu keadaan. Cerita mereka dapat dibaca disini. Saya juga sempat menulis tentang pertemanan yang dipertemukan oleh satu ajang pencarian bakat. Sampai saat ini kami masih berkomunikasi satu sama lain, tulisan tentang mereka memang tidak banyak namun tetap memiliki arti yang besar. Tulisan dapat dibaca disini

Sekarang saya ingin membagikan satu cerita lagi, bukan tentang mereka yang sudah disebutkan sebelumnya. Ini tentang dua orang yang hadir memberikan warna, tentang dua orang yang membantu saya menuju jalanan yang terang, tentang dua orang yang memiliki karakter yang berbeda satu sama lain. Satu dari mereka menyukai sakura dan satu yang lainnya seperti violet.

Saya tidak tahu apakah tulisan ini berlebihan atau tidak. Jelasnya pertemuan saya dengan mereka membuat saya belajar akan banyak hal sehingga saya ingin membagikannya dan sekaligus ingin mengungkapkan terimakasih dalam bentuk sebuah tulisan. Saya bersyukur Allah SWT sudah mengizinkan saya bertemu dan dekat dengan mereka.

Sakura. Bunga Sakura memiliki makna khusus dan filosofi mendalam bagi masyarakat Jepang. Pertama, bunga kehidupan ini berarti kesejukan, kebahagiaan, keheningan dan ketenangan. Kedua, bunga kehidupan ini bermakna perpisahan ketika mulai berguguran diterpa angin. Ketiga, kecantikan bunga sakura melambangkan kegembiraan dan kesedihan. Bunga sakura mengingatkan manusia agar selalu bersyukur sebagai penghargaan atas kehidupan dan kesedihan. Saya tidak akan menceritakan bunga sakura yang ada di Jepang saya, saya akan menceritakan Sakura yang saya kenal dekat tahun lalu. Dia seperti Sakura. 

Violet. Bunga Violet sendiri sering diartikan sebagai lambang dari kesetiaan, kebijaksanaan dan harapan. Ia membawa janji tentang kehidupan yang lebih baik dan maju. Bahkan dibeberapa kerajaan, bunga ini melambangkan kekuasaan. Kekuasaan yang teguh menerapkan kebenaran, dijalankan dengan penuh pengabdian dan cinta serta membawa kita kepada masa depan yang cerah. Bunga violet merupakan bunga yang indah dan harum. Seperti Sakura diatas, saya pun akan membahas Violet yang saya kenal. Dia bukan Violet, namun lebih dari itu.

13 Februari 2017 adalah hari pertama saya bertemu dengan mereka. Asing. Saya membatasi diri dari lingkungan sekitar sehingga saya tidak cukup kenal dengan mereka dan saya pun masih dengan segala pemikiran saya saat itu. Tidak ada kesan pertama. Begitupun dengan mereka sepertinya. Bertegur sapa pun hanya sesekali untuk memecah sunyi jika bersama atau hanya untuk keperluan pekerjaan saja itupun jarang.

Pada akhir tahun 2018 saya mulai didekatkan dengan Sakura oleh Semesta. Semesta memang memiliki cara yang indah untuk mempertemukan manusia. Layaknya Bunga Sakura, dia memiliki ketenangan dalam menghadapi setiap masalah. Heningnya dia pun hanya diawal. Kami tetap belum dekat. Berinteraksi pun sebatas itu. Sampai pada satu titik saya diajak untuk mencari ilmu Agama bersama. Saya yang pemahamannya masih sedikit dan pada masa itu saya sedang berada dititik terjauh pun mengiyakan ajakannya. 

Seiring waktu berjalan dan kami sering bersama mencari ilmu pada saat yang bersamaan pula Semesta mendekatkan saya dengan Violet pada tahun 2019. Saya tidak terlalu kenal dengan dia sebelumnya, saya tahu dia pun karena satu kisah dengan masa lalunya. Terlalu tidak peka memang saya terhadap sekitar saya. Rasa pertama, Canggung. Violet memang tidak seperti sakura yang memiliki ketenangan. Violet memiliki ketegasan akan sebuah pilihan. Ketegasan itu pula yang membawanya berada disini. Ketenangan Sakura dan Ketegasan Violet membawa saya dari titik terjauh ke posisi saat ini. Tidak gelap namun memang masih belum terang. Setidaknya sudah tenang. Terimakasih.

Ternyata kecanggungan diawal itu hanyalah sebuah awalan. Saat ini kita sudah sedekat ini. Itu yang saya rasa dan semoga kalian pun merasakan hal yang sama. Saya bukan orang yang pandai dalam berbicara. Kata-kata itu tertahan semua didalam kepala bukan karena gengsi. Banyak yang ingin saya sampaikan pada kalian. Dan saya berterimakasih kalian mengerti itu dan saya pun selalu berusaha untuk selalu mengerti posisi kalian.

Saya ingin sekali menceritakan betapa luar biasanya kalian tapi mungkin lengkapnya bukan ditulisan ini. Saya akan selalu mengingat semangat juang Violet dan kesabarannya yang membuahkan hasil luar biasa. Sakura yang selalu tenang setiap ada badai yang menerpa dirinya. Sering beberapa kali saya tidak paham apa yang mereka rasa karena heningnya mereka. Namun saya tau, mereka tidak pernah menyerah akan masalah. Itu salah satu yang saya pelajari. Saya tidak bisa menceritakan secara detail dalam satu tulisan karena terlalu banyak cerita bersama kalian. Dari yang sederhana sampai yang rumit sekalipun. Saya ingin menuliskan ucapan terimakasih dan maaf.

Terimakasih untuk waktu yang telah kalian sediakan untuk sesekali bertemu dan maaf karena saya sering mencuri waktu istirahat untuk bertemu. Terimakasih telah menjadi pendengar dan penasihat yang luar biasa dalam segala cerita dan maaf atas segala cerita yang berulang. Terimakasih sudah bersabar dengan segalah hal yang menyebalkan dan maaf atas segala tingkah yang mengganggu. Terimakasih untuk selalu jujur ketika marah atau kesal dan maaf untuk segala kata yang menyinggung. Terimakasih selalu jujur ketika saya berbuat salah dan menegurnya dengan baik. Terimakasih atas segala warna. Mari kita buat cerita esok lebih baik. Tidak perlu selalu bersama setiap waktu karena hidup bukan hanya tentang kita. Masih banyak cerita yang perlu kita buat bersama yang lainnya. Jika hati mulai merasa rindu dan kalaupun waktu belum memberikan izinnya untuk bertemu mari curahkan rindu ini dalam do'a dan ucapkan.

Mungkin cukup untuk tulisan ini. Masih banyak yang ingin dibagi. Mungkin dalam bentuk lain atau mungkin hanya akan tersimpan secara khusus dalam hati. Sekali lagi terimakasih untuk kalian. Mari terus melukiskan warna dengan cerita dan ceria.

Akhir kata,
Uhibbukum Fillah.



Cerita ini

ketika aku membuka lembar demi lembar buku diary ku,
ketika aku membaca kata per kata kalimat ku,
aku tak mengira akan menitikan air mata
aku tak mengira akan sulit berkata kata

masa remaja yang indah ku rasa, begitu banyak kenangan didalamnya. tak dapat aku tuangkan semua dalam buku itu, namun benang memori itu terurai kembali dengan sendirinya merunut semua kejadian yang pernah terjadi. aku mengingat kembali bagaimana rasanya ditegur dengan keras oleh kalian, aku mengingat kembali bagaimana rasanya bahagia ketika bersama dengan kalian, aku mengingat kembali bagaimana ketika ada kesusahan diantara kita dan kita tak saling meninggalkan tapi kita membantu saling bahu membahu. sampai hadir satu masa perpisahan itu hadir dan semua tak lagi sama.

waktu berubah menjadi penghambat
jarak pun menjadi penghalang
sibuk menjadi alasan

entah sampai kapan itu akan hadir diantara kita, keegoisan ku akan rindu memang terlalu berlebih sehingga menginginkan kalian terus mengingatku padahal masih banyak hal yang perlu kalian lakukan diluar sana tanpa ku. meski aku sadar saat ini kita memiliki mimpi dan tujuan yang berbeda, itulah mengapa pertemuan kita sulit terjadi karena saat ini kita berada di jalan yang berbeda dengan jarak sebagai pemisah.

Percayalah
aku tetaplah aku
yang selalu merindu sebuah pertemuan
aku tetaplah aku
yang selalu berdoa untuk kalian

Percayalah
aku tetaplah aku
yang menjaga cerita ini tetap ada
aku tetaplah aku
yang ingin selalu kalian percaya


(Bandung, 9 Maret 2016 - Nursan)

Pertemuan dibatas(i) waktu

            
            Pertemuan ini mungkin “Biasa” , karena ada waktu yang menjadi pembatas.
Aku tak pula menyalahkan waktu, karena hadirnya pula yang membuat pertemuan itu ada.
Memang Tak ada obrolan pada pertemuan itu dan itu bukanlah masalah besar bagiku.
Pertemuan yang sangat sederhana dan terjadi begitu cepat.
Pertemuan yang hanya menjadi ajang lempar senyum.
Pertemuan yang hanya diabadikan oleh beberapa frame saja.
Pertemuan yang memunculkan harapan baru pada sang waktu.
Berharap sang waktu dapat menyediakan satu waktu untuk sebuah pertemuan berikutnya.
Berharap sang waktu tidak mengambil peran sebagai pembatas.
Berharap sang waktu pada saat itu menjadi lebih bersahabat.
Agar rasa bahagia ini semakin terlihat secara nyata
Agar rasa bangga ini semakin menjadi jelas adanya
Agar rasa kagum ini semakin tertanam

Meski aku sadar sang waktu akan tetap pada perannya sebagai pembatas karena “Kamu” yang saat ini sedang memainkan peran sebagai “Bukan Orang Biasa” lah yang menjadikan sang waktu memainkan peran “Pembatas” itu.


Meskipun begitu, harapan pada sang waktu untuk bersahabat pada pertemuan berikutnya masihlah ada. Kalaupun waktu itu tetap menjadi pembatas biarlah kapasitas batasannya berkurang dan kalaupun kapasitas itu masih sama seperti kemarin aku tak akan menyalahkan waktu ataupun yang dibatasi oleh waktu. Aku hanya akan berusaha menikmati waktu yang ada, yang telah disediakan oleh sang waktu. 


Bandung
22 Januari 2016
-nursan-

Selamat Sahabat


Persahabatan, adakah ujungnya?
Aku ingat benar bagaimana perkenalan awal itu terjadi, km membisu dan asik dengan duniamu. kita dipertemukan dalam sebuah kelas kecil yang dihuni oleh keramaian tapi sekali lagi aku hanya melihat diam dalam mimik muka mu. aku mulai bertanya tanya sebegitu pendiamnyakah dirimu sampai terlintas ide jahil itu dan ya setidaknya berpengaruh sedikit. Sekarang aku melihatmu sebagai sosok yang ceria dan tak sependiam dulu, km begitu PD dengan kehidupan mu bahkan sekarang km memiliki banyak kawan yang selalu membuat mu tertawa. 

Ya, tak terasa waktu 8 tahun itu berlalu begitu saja. kita memang tak sebegitu sering untuk bertemu bahkan menyapa di media sosial pun terhitung jarang. mungkin disetiap pertemuan pun kita tak selepas dulu tapi selalu ada rasa bahagia disetiap pertemuan itu.

baru kemarin kita bertemu dengan alasan menonton film bersama dan pertemuan itu memang bukan pertemuan terbaik, rasa canggung satu sama lain itu masih ada mungkin karna minimnya kita berkomunikasi. tapi percayalah bahwa persahabatan itu tidak akan ada ujungnya dan dalam hati ini masih tersimpan rapih namamu sebagai sahabat.

Ngomong ngomong hari ini 22 Desember 2015 km bertambah usia dan berkurangnya jatah. aku tak bisa menyiapkan kado special untukmu hanya doa yang Insya Allah tulus dari hati. semoga sisa usiamu bisa  membawa keberkahan bagimu , kawan-kawanmu dan terutama keluargamu. semoga pencarianmu akan seseorang dapat disegerakan. aamiin

I will always pray for you my best friend

Rindu untuk Bertemu (lagi)

bayang-bayang itu terus hadir
melintas selalu dalam ingatan
seperti enggan pergi
menetap selalu dalam hati

bayang-bayang sebuah pertemuan
pertemuan di masa lalu
pertemuan pembawa rindu
pertemuan yang ingin terulang

dan

aku rindu pada satu masa dimana kita saling bertemu saling sapa
aku rindu pada satu masa dimana jarak bukanlah sebagai pemisah
aku rindu pada satu masa dimana tawa itu jelas terlihat
aku rindu pada satu masa dimana bahagia itu menjadi sederhana

ya, aku merindukan mereka pagi ini dengan begitu saja tanpa persiapan apapun dan ini sungguh sangat menyenangkan ada sensasi tersendiri dalam hati. seperti apa rasanya? tak pernah bisa kujelaskan lebih karena kalian harus merasakan nya sendiri dan menikmatinya setiap detik sampai rindu itu hilang dan datang kembali tanpa permisi . 😳

for Delviana n Clara
from keiko
bandung, 14 Desember 2015
5.43 wib

Hilang

kau yang terus mengurung dirimu sendiri dalam sebuah keterbatasan
kau yang terus berdiam diri dengan ketidakmampuan
yang ada hanya keputus asaan
yang ada hanya ketakutan

kau menghilang entah kemana
dibawa angin yang berhembus tak berarah
kau tersesat dalam gelap
ditinggal cahaya menjauh pergi

kemana engkau harus ku cari
jika engkau sendiri enggan untuk dicari
kemana engkau harus kutemui
jika engkau sendiri enggan untuk ditemui

engkau menyiksaku dengan rindu
engkau membunuhku perlahan dengan diammu
engkau memupuskan asa dengan hilangmu
engkau pergi dengan egomu

.....

-nursan-

Marah

Pada dasarnya setiap manusia memiliki sifat amarah. Negatif atau positive nya sifat itu tergantung bagaimana kita mengolahnya. olah secukupnya tak perlu berlebihan.

dan entah salah atau tidak jika kita tidak bisa untuk mengeluarkan amarah itu, bukan tak sanggup namun ada hal lain yang membuatnya enggan untuk keluar. hal lain yang lebih berharga dari pada mengeluarkan amarah yaitu "sebuah persaudaraan". itulah yang membuat hati bahkan mulut sekalipun enggan merasakan marah.

vous aime
-keiko-

Sahabat

Sahabatmu adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi. Dia ladang hati, yang dengan kasih kautaburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terimakasih. Kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian. Jangan ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa. -Khalil Gibran 
untuk semua sahabat, terimakasih telah mencukupi kebutuhan jiwa ini. aku pun sedang belajar untuk menjadi sahabat yang baik. ingatkan dan tegur aku ketika salah, tak perlu ragu. harapanku sederhana, bertemu kalian di Syurga Nya.
Ana Uhibbukum Ashdiqqaa'ii 

Perbedaan?

Perbedaan akan selalu ada seiring berjalannya waktu, ntah menuju ke arah positif atau sebaliknya tergantung bagaimana kita menanggapinya. Sedih memang ketika perbedaan itu hadir, terlebih jika kita memiliki sifat peka yang luar biasa. Hanya bisa menerka dan menebak nebak siapa yang berbeda atau ini hanya ilusi semata. hanya bisa menyerahkan semuanya kepada sang waktu agar perbedaan ini tak membawa diri semakin menjauh. menjauh melangkah pergi meninggalkan semua yang ada, bukan karena hati ingin namun kaki ini berjalan dengan sendirinya tanpa sadar. Dan semoga itu tak terjadi karena hati ingin terus berada disini 😢

-keiko-

untitle

Tak perlu menjelaskan siapa dirimu pada orang lain, biar mereka menilai dengan sudut pandangnya sendiri. jika itu tidak sesuai maka biarkanlah karena kebenaran itu akan muncul dengan sendirinya
sebuah pertemuan singkat mungkin tak akan membuka sifat seseorang secara keseluruhan tapi itu cukup untuk menilai apakah orang itu baik atau tidak. bahkan tanpa pertemuan pun kita dapat menilai pribadi seseorang dengan cara lain meskipun kebenarannya bisa jadi hanya 30% dan itu cukup bagiku.

Aneh memang ketika kita merasa nyaman dengan orang yang wujudnya saja belum pernah kita temui baru sekedar saling sapa di dunia maya. dan ketika pertemuan itu hadir seperti tak ada rasa canggung yang biasa hadir ketika bertemu dengan orang orang baru. membaur melebur menjadi satu, canda tawa yang biasa hadir di dunia maya pun tak hilang pada pertemuan itu. tidak seperti biasanya setiap ada pertemuan baru dengan orang baru akan selalu menghadirkan rasa canggung tapi ini tidak, rasa canggung itu seakan enggan untuk hadir diantara kami. aku bahagia rasa itu tak ikut campur dalam hal ini.

Terimakasih sudah mau hadir dalam cerita ini , cerita kehidupan yang akan selalu terkenang dalam benak dan hati ini.

-Keiko-

Hari itu

Bahagia itu sederhana, sesederhana sebuah pertemuan

Bandung-jakarta bukanlah jarak yang jauh untuk ditempuh, hanya memerlukan 3 jam perjalanan menggunakan kereta api.  Sebuah pertemuan pertama yang berkesan di jakarta, pertemuan dengan orang orang hebat yang dapat membuat suatu kebahagiaan yang sederhana. Energi positif mengalir dengan sendirinya disetiap percakapan bahkan disaat situasi hening pun energi positif itu tetap mengalir.
Perjalanan yang dilakukan bukanlah perjalanan yang rumit, sangat sederhana bisa dibilang. Namun dengan kesederhanaan ini lah kebahagiaan itu muncul begitu saja. Pertemuan yang sederhana pun diabadikan dalam beberapa foto, foto yang nantinya akan menjadi sebuah cerita bahagia yang akan diceritakan pada anak cucu.
Setiap pertemuan akan ada perpisahan, begitu adanya. sebelum adanya perpisahan mutlak itu mari buat pertemuan pertemuan berikutnya yang lebih indah dan berkesan.


salam hangat
-keiko-

Sebuah Pertemuan

ketika kau membuka matamu
mentari pagi kan menyambutmu dengan sinarnya
ketika kau menutup matamu
bulan malam kan menemani mu dengan cahayanya

ketika kau merasa sendiri
alunan lagu kan menemani
ketika kau merasa sedih
melodi pun kan membuatmu berseri

hidupmu terlalu berharga untuk kau tinggalkan
langkahmu terlalu berarti untuk kau hentikan
senyummu terlalu indah untuk kau tutupi
karyamu terlalu bermakna untuk kau sembunyikan

ketika kehidupanmu terasa sulit
masih ada raga yang siap membantumu
ketika kehidupan mulai terasa bosan
masih ada seuntai melodi yang kan membuatmu tersenyum

ketika senyum ini tak dapat lagi terlihat tuk menghiasi dunia
masih ada senyum indah mu yang kan menggantikan
ketika raga ini tak lagi disebelahmu
jiwa ini kan selalu ada di hidupmu

masa ini terlalu berharga untuk dilupa
masa ini terlalu indah untuk ditinggalkan
masa ini terlalu sulit untuk dihindari
masa dimana aku bertemu denganmu.

nostalgique a.k.a rindu

sang waktu bergerak cepat
seakan tak ingin ada yang mengejar
sang waktu bergerak cepat
seakan hanya dialah sang juara

sang rindu bergerak perlahan
tak peduli pada waktu
sang rindu bergerak perlahan
penuh yakin mengalah kan waktu

Sang rindu dan sang waktu bertemu pada satu persimpangan, pada saat itu manusia yang dirasuki rindu akan berada pada ambang batas menahan rindu. Dan pada saat itu, semua rasa rindu itu akan membuncah keluar tanpa peduli lagi sekuat apa kita menahannya.

Terimakasih pada kalian yang masih merasakan rindu, terimakasih pada kalian yang masih membiarkan sang rindu itu merasuk dalam hati. Terimakasih rindu

Hari esok

Hari ini bukan hati tak senang untuk menyambut hari esok, semua rasa ada. Rasa senang ada ketika kita tahu bahwa sampai detik ini masih diberikan kebahagiaan dan ruh masih menyatu dengan raga, rasa syukur ada ketika kita sadar betapa nikmat yang telah diberikan kepada kita selama ini sungguh banyak, rasa sedih pun ada ketika kita tahu bahwa waktu menuju titik akhir itu akan semakin dekat dan perbekalan masih dirasa belum mencukupi, rasa takut juga ada dimana kita takut apa kita masih bisa menikmati hari esok? , rasa kecewa pun ada ketika kita menyadari apa yang telah kita lakukan selama ini belum maximal dan ada yang keluar dari jalur Nya.

Hanya sebuah harapan untuk dapat merasakan hadirnya hari esok, hari hari yang akan menjadikan pribadi ini kearah yang lebih baik lagi sesuai dengan aturanNya . Semoga dapat merasakan hari esok dan esok. :-)

Terimakasih 2014 selamat datang 2015 :-)

Cerita tentang waktu

Banyak yang bilang waktu adalah uang, tapi bnyak yang saya lihat belum banyak orang yang bisa menghargai waktu. Ya, mungkin masih ada hari esok tapi apa kita yakin kalau hari esok itu kita masih ada atau bahkan tak ada hari esok. Waktu pun akan berlalu dengan cepat tanpa kita sadari, dan dengan berlalunya Waktu akan ada penyesalan yang membayangi ketika kita tidak memaximalkan waktu. Berbeda dengan ketika kita dapat maximal memanfaatkan waktu, yang kita dapatkan adalah kebahagiaan. Waktu esok tidak akan sama dengan waktu saat ini. Tiap detiknya waktu memiliki makna sendiri. So, manfaatkan waktu kita hari ini dengan sabaik dan sebermanfaat mungkin agar dapatkan hasil yang sangat maximal.

Hanya Sebuah Cerita

Hai Pejuang
Apa kabarmu sekarang?
Apa perjuangan mu masih berlanjut ataukah malah sudah terhenti?
Apa kamu sudah merasa lelah wahai pejuang?

Hei pejuang
lihatlah tumpukan amanah itu, mereka menanti mu
apa kamu mencoba menghindar wahai pejuang?
tak kan bisa, amanah yang mencari tuannya

Hai Pejuang
apa kamu berfikir ini sudah berakhir?
sementara di pundakmu masih ada amanah yang menempel
apa kamu berfikir ini sudah berakhir?
sementara banyak waktu yang harus kau lalui bersama mereka

Pejuang itu aku
Pejuang itu kamu
Pejuang itu mereka
Pejuang itu aku+kamu+mereka+hati yang tulus

"Sedikit berbagi cerita tentang sebuah amanah yang sudah menempel sejak awal. Sudah dua tahun saya mengemban amanah ini, amanah yang sangat besar saya rasa. bayangkan saja ketika kita tidak serius dengan amanah ini maka banyak jiwa menangis. Sering saya rasa tidak adanya ketenangan dalam hati ketika sedang menunggu sebuah kabar. Sering saya bersedih ketika saya tak berdaya melawan sebuah kekuasaan. Sering saya tergesa gesa karena ingin melihat jiwa jiwa itu tersenyum tenang.

Kalian tau rasanya hati yang menangis, saya sering mengalami hal itu sangat sering. Ketika saya berkewajiban untuk mewawancarai hati saya menangis dengan sendirinya, ingin rasanya saya rangkul semuanya dan berkata ini akan baik baik saja. dengan wajah tersenyum saya mencoba menenangkan keadaan.

Mungkin kalian berfikir saya akan merasa lega karena amanah ini "akan lepas", tidak saya katakan. saya tidak merasa lega sedikitpun, justru kekhawatiran lain datang pada saya. khawatir saya hanya akan menjadi pribadi yang hanya melihat keadaan sekitar tanpa berbuat apa apa, semoga tidak. saya akan jaga kekhawatiran ini dengan senyum dan semangat sehingga nantinya kekhawatiran itu sudah tak lagi menempel.

untuk Saudaraku, maafkan jika belum ada jawaban yang memuaskan tentang keluh kesahmu. ikhtiar dan doa masih terus dilakukan. hasil yang terbaik memang yang kita inginkan. semoga hari itu segera datang, hari yang membuat kalian tersenyum lega dan bisa dengan tenang menjalani hidup.insyaAllah"

Hai Kalian yang merasa anak muda
manfaatkan lah waktu selama itu tersedia sebaik mungkin
dan jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain
serta teruslah perbanyak tali silaturahmi

Aku Bersyukur

kamu tahu apa yang sedang aku bayangkan saat ini?
kamu tahu apa yang sedang aku rasakan saat ini?

ini yang sedang aku bayang kan dan sedang aku rasakan:

terkadang aku berfikir hanya aku yang mengalami dan orang lain tak kan pernah merasakan ada di posisi kamu. 
terkadang aku rasa hanya aku yang memiliki terlalu banyak masalah dan orang lain itu baik baik saja.

Tapi aku salah, banyak orang diluar sana yang memiliki masalah masing masing dan aku pun belum tentu dapat bertahan akan masalah itu.

Aku bersyukur masih diberikan kekuatan yang luar biasa oleh Allah SWT untuk menghadapi semua masalah yang datang menghadang tanpa rasa iba dan kasihan.

Aku bersyukur masih diberikan rasa untuk selalu tersenyum ketika berada di suatu lingkungan sehingga tak akan ada yang tahu betapa sedang terpuruknya diri ini.

Aku bersyukur masih diberikan teman yang percaya dan yakin akan keberadaan ku meskipun aku selalu merepotkan, mengesalkan, mem BT kan hati mereka. Terimakasih mau berteman dengan ku.

Aku mungkin harus bersyukur juga dengan adanya sebuah "Perpisahan" yang terjadi, karena ketika itu tidak terjadi mungkin aku tak akan seperti saat ini, tak kan bertemu dengan orang orang hebat seperti kalian. maka dari itu aku bersukur.

Terimakasih :D

   20 tahun yang lalu lahirlah seorang anak perempuan sehat. ayah dan ibu nya setia menemani dan merawatnya. di tahun pertama sampai tahun ke 9 perayaan ulang tahun pun di gelar guna membahagiakan sang anak, perayaan pun tak tanggung tanggung dilaksanakan di rumah dan di sekolahnya. sungguh sangat bahagia anak itu, di tahun ke 10 sang anak sudah beranjak dewasa dari sebelumnya. Mulai tahun ke 10 tak ada perayaan itu, selain karena anak ini sudah memiliki adik pada saat itu terjadi krisis ekonomi yang cukup besar. tahun ke 10 ini pun berbeda dari tahun tahun sebelumnya, hanya ibu yang menemani nya dan merawatnya untuk melewati dan menghadapi kehidupan selanjutnya.

    Waktu pun terus berlalu, sang anak mulai menginjakan kaki nya di dunia remaja (SMA). tahun pertama di SMA, hari lahir nya dirasa biasa saja ucapan ucapan selamat banyak mengalir dari temannya. Tahun ke dua di sini mulai ada perbedaan, banyak kejutan yang datang dari para sahabat sampai di tahun ke tiga. kemudian sang anak pun mulai menginjakan kakinya di dunia perkuliahan. tak seseram yang di bayang kan, tahun pertama di hari lahir nya dia juga banyak mendapat kejutan dan tamparan sayang dari seorang kakak nya dan kejutan lain dari para teman dekatnya. Tahun kedua di hari lahirnya tak sesuai dengan apa yang di bayangkan oleh nya, tamparan yang membuat air mata menetes dari sang kakak dengan secara tiba tiba, kejutan kecil oleh para sahabat dan adik adik tersayang malam itu (meskipun sudah ketebak). dan di tahun ini tepatnya hari ini 8 oktober 2013, hari lahir yang menunjukkan bahwa usia ini sudah tak seindah yang di bayangkan. usia kepala 2 yakni 20 tahun, di usia ini banyak sekali amanah yang dipikul, di usia ini banyak sekali yang harus di perbaiki.

      Banyak kejadian seru di usia ini, mulai dari pagi hari dimana HP menunjukkan getarannya menandakan ada pesan masuk dan ternyata pesan itu dari orang orang tersayang. siang hari nya pun tak kalah seru, tamparan keras menunjukkan rasa sayang di luncurkan ke pipi kiri oleh sang kakak. Tak berhenti sampai situ ternyata teman teman beda kelas nya tak kalah memberikan ucapan selamat dengan cara yang berbeda. kejadian tak terlupakan lainnya ialah ketika dia dengan refleknya lari menghindar dari seseorang yang tiba tiba mengejarnya. SO?

Kalian sangat berarti , Istimewa di hati ,Selamanya rasa ini. :D

sepenggal lirik lagu yang mewakili rasa hari ini. terimakasih untuk semua doa dan ucapannya . semoga yang terbaik untuk kita semua. tak banyak yang bisa ku ucap tuk ungkapkan rasa syukur. terimakasih masih tetap di samping ku selama ini.  saya sayang kalian.


indah nya mentari tak kan berarti tanpa kalian
cahaya terang kan terasa gelap tanpa kalian
keramaian berasa sepi tanpa kalian
senyuman tak kan tulus tanpa kalian

kalian sahabatku
kalian saudaraku
kalian keluargaku
kalian bahagiaku

begitu berartinya kalian dalam hidup
begitu berharganya keberadaan kalian dalam hidup
begitu bahagianya jika ada kalian
begitu semangatnya jika ada kalian

kalian sang penyemangat jiwa
kalian sang pemberi nasihat
kalian sang penyabar
kalian sumber segalanya

special for semua orang yang udah ngucapin
paling Special for NADII, NRPA, MNA, RRNI, NMWA, RNO.

Ketika kantuk menyerang

Ketika merenung dan terbuai akan kantuk yang tinggi pada saat belajar. hanya satu yang kulakukan, mencoret coret kertas kosong sehingga kertas itu menjadi sesuatu yang penuh dengan makna bagiku. semua yang kutulis itu dari hati terdalam tanpa ada sedikit pun kebohongan.



Indahnya Persahabatan

INDAHNYA NADII


Kaget yang terasa ketika melihat HP ada sebuah message dari seorang sahabat yang berada jauh disana. isinya membuat hati ini terharu. :')
aku rindu bersama mereka tuhan :')