Cerita Film - Review My Holo Love (2020)

March 25, 2020 Semut Kecil 2 Comments


Review Drama My Holo Love


Penjelasan singkat tentang My Holo Love
Drama My Holo Love adalah salah satu drama yang berasal dari Korea Selatan. Drama ini disutradarai oleh Lee Sang-yeop, penulis naskah Ryu Yong-jae dan dibintangi oleh Yoon Hyun-min sebagai Nan-do, Ko Sung-hee sebagai So-yeon, Choi Yeo-jin sebagai Go Yoo-jin, Hwang Chan-sung sebagai Baek Chan-sung dan masih banyak pemain lainnya yang terlibat dalam drama ini. Drama ini tayang tanggal 7 Februari 2020 dan ditayangkan di Netflix sebagai series originalnya. Drama ini memiliki 12 episode dimana masing-masing episodenya memiliki durasi tayang sekitar 49-57 menit.

Alasan Menonton
Pertama kali saya tertarik dengan drama ini ketika saya sedang mencari tontonan di Netflix untuk menemani hari libur saya. Ketika saya melihat menu series originalnya Netflix saya menemukan satu poster film yang menarik dan judulnya pun menarik untuk saya, My Holo Love. Poster drama menampilkan satu orang wanita, satu orang pria dan satu hologram. Setelah itu, saya melanjutkan membaca sinopsis dan melihat thumbnail dari drama tersebut per episode nya dan saya pun semakin tertarik untuk menontonnya. Berikut sinopsis umum dari drama My Holo Love

"Seorang wanita kesepian tanpa terduga menemukan cinta saat ia menjalin keterikatan dengan hologram berbentuk manusia yang persis menyerupai kreatornya yang menyebalkan.

Apa sinopsis diatas sudah membuat kalian tertarik untuk menontonnya? Jika belum mari kita lanjutkan pembahasannya. Saya akan mencoba menceritakannya sesederhana mungkin agar kalian bisa memahaminya dan segera menonton dramanya. Sebelumnya, saya akan membagikan sinopsis setiap episodenya, sinopsis ini saya samakan dengan yang ada di Netflix.

Episode 1
Sinopsis : Prototaipe Holo satu-satunya ini masuk kedalam kehidupan Han So-yeon yang sepi dan ingin membantu apapun yang So-yeon perlukan jika ia mengizinkannya.
Episode 2
Sinopsis: Tahu So-yeon suka pada rekan sekerjanya, Holo menawarkan diri untuk mengajarinya soal berkencan. Ko Nan-do mengawasi ikatan mereka yang makin menguat dari labnya.
Episode 3
Sinopsis : Nan-do pindah ke rumah di sebelah So-yeon karena yakin Holo rusak gara-gara tinggal bersamanya. Ia pun bertekad untuk melakukan segala cara untuk memperbaiki Holo.
Episode 4
Sinopsis : Didorong rasa galau, So-yeon mencoba menjauhkan diri dari Holo. Baek Chan-sung mengutus orang untuk merebut kacamata So-yeon
Episode 5
Sinopsis : Setelah So-yeon terbangun di rumah sakit, Holo jadi tampak berbeda di matanya. Holo dan Ko Yoo-jin mendesak Nan-do untuk mengungkapkan jati dirinya kepada So-yeon.
Episode 6
Sinopsis : So-yeon sadar ia tak dapat menjalani hubungan yang wajar jika mencintai Holo. Nan-do harus membereskan urusan yang tak diinginkan dengan polisi.
Episode 7
Sinopsis : Untuk menghindari bahaya dari orang-orang yang berupaya mencuri prototype, So-yeon setuju untuk tinggal di lab. Nan-do berusaha sebisa mungkin untuk meniru Holo.
Episode 8
Sinopsis : Dengan harapan untuk memulihkan Holo, So-yeon berupaya untuk mengembalikan kenangannya yang hilang dan ia pun mengetahui masa lalu Nan-do yang tidak terpikirkan olehnya.
Episode 9
Sinopsis : Taka da yang tahu persis bagaimana Holo bisa kembali. Saat lab bersiap untuk mempublikasikan ciptaannya, Nan-do memberikan kacamata Holo kepada So-yeon untuk selamanya.
Episode 10
Sinopsis : Dihadapkan dengan sedikit pilihan, Nan-do menyerahkan labnya ke perusahaan saingan. So-yeon bertemu dengan Holo baru, yang terasa seperti orang asing.
Episode 11
Sinopsis : Meski Holo terbukti popular di kalangan masyarakat, Nan-do mengasingkan diri dan menyusun rencana untuk mengembalikan Halo yang asli ke So-yeon
Episode 12
Nan-do membobol lab untuk menyelamatkan So-yeon, yang baru mengetahui apa yang terjadi pada ibunya. Holo membangkang kepada Baek Nam-gyu.

Bagaimana? Sudahkah kalian mulai tertarik dengan dramanya? Jika belum saya lanjutkan. Drama ini seperti yang sudah dijelaskan dalam sinopsisnya menceritakan seorang programmer yang membuat sebuah hologram dengan menggunakan kecerdasan buatan dan kemudian diberi nama Holo. Holo pertama kali bertemu So-yeon di episode pertama. Disini tidak dijelaskan alasan kenapa Holo memilih So-yeon. Disini diperlihatkan betapa beruntungnya jika memili AI seperti Holo. Holo membantu So-yeon ketika bekerja dan mengenali orang sekitarnya. So-yeon memiliki kekurangan yakni tidak bisa mengenali wajah orang lain sehingga Holo membantunya menampilkan identitas setiap orang yang ditemui So-yeon. So-yoen pun merasa bahagia dengan adanya Holo. Namun dipertengahan akan ada kisah segitiga antara So-yeon, Nan-do dan Holo. Disini Nan-do menggambarkan emosi Holo dan dirinya itu sebagai sebuah algoritma.

Kebahagiaan So-yeon juga terganggu oleh pesaing dari Nan-do yaitu Baek Chan-sung. Mereka ingin mengambil Holo dan mengembangkannya. Cara-cara kotor pun dilakukan Chan-sung dengan bantuan seorang detektif. Petualangan Nan-do dan So-yeon pun dimulai dengan ditemani konflik-konflik yang ada sampai pada akhirnya mereka bertiga bersama-sama menyelesaikan semuanya. Disini ada beberapa konflik, kalian pasti sudah mengiranya ketika membaca sinopsis diatas. Meskipun memiliki banyak konflik namun dapat diselesaikan dengan baik tanpa memaksa menurut saya. Alur setiap episode nya pun dibuat senyaman mungkin, kita akan lupa dengan durasi yang ada. Jadi saya sangat merekomendasikan drama ini. Menurut saya drama ini memiliki nilai 8.5 dari 10. Kalian bisa menontonnya di Netflix. Jika ada yang ingin ditanyakan, dikomentari dan didiskusikan silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Terimakasih

2 Comments:

Singa dan Ikan - Singa Sang Raja Hutan

March 18, 2020 Semut Kecil 5 Comments


Sabtu. Hari penting bagi Zahra. Dia selalu bersemangat untuk pulang. “Waktunya cerita Singa dan Ikan” katanya dalam hati. Kegiatan rutin keluarganya adalah bercerita di hari sabtu dan cerita kali ini adalah tentang persahabatan antara Singa dan Ikan. Setiap kali ibunya bercerita, Zahra selalu menyederhanakannya kedalam sebuah catatan kecil untuk dibagikan di akun media sosialnya.

Sesampainya di rumah, Zahra tanpa perlu aba-aba langsung membersihkan diri dan mengampiri ibunya yang sudah siap dengan buku dan makanan tentunya. “Bu, apa kisah Singa dan Ikan ini sama seperti cerita NADI yang ibu ceritakan kemarin?” Tanya Zahra pada ibunya penasaran. Ibu tersenyum dan menjawab “Beda Ra, ini beda kisah”. Zahra sudah paham dengan jawaban ibunya itu. “Ayo mulai bu, Zahra sudah siap” kata Zahra sambil memakan biskuit ditangannya.
Ibu pun memulai ceritanya
~
Disatu sudut hutan ada kancil yang akan bercerita kepada Burung, Ubur-Ubur, Gajah, Harimau dan yang lainnya. Kancil akan menceritakan kisah yang pernah terjadi di hutan yang mereka tempati saat ini. Kisah antara Semut Merah, Singa dan Ikan. Gajah bertanya pada kancil ,"Hai Kancil, kenapa kami harus mendengarkan kisah ini?". Lalu Kancil menjawab dengan mata hampir menangis "Mereka bertiga adalah salah satu leluhur kita yang menjaga hutan ini dengan caranya mereka masing-masing dan persahabatan mereka membuat teman-temannya iri pada saat itu."

Kancil pun memulai ceritanya dengan memperkenalkan dari yang paling kuat diantara mereka bertiga, Singa. "Singa yang paling kuat disini, ia dikenal sebagai raja hutan. Memiliki pribadi yang kuat layaknya pohon methuselah yang sudah ada ribuan tahun. Sang raja hutan satu ini sangat menyukai tanaman harum yang berasal dari Amerika Serikat dan Yunani, tanaman violet."

Singa-singa kecil yang mendengarkan cerita kancil begitu antusias dan mereka pun dengan jumawa berkata "Lihat, singa memanglah yang terkuat. Jangan macam-macam kalian sama kami." Mereka sejenak diam lalu bertanya "Kancil, kenapa dia menyukai tanaman violet? Kami semua disini tidak ada yang menyukai tanaman itu". Kancil pun tersenyum kemudian menjawab "Apakah kalian pernah melihat tanaman violet?". Para singa kecil pun secara bersamaan menggelengkan kepalanya menandakan bahwa mereka belum pernah melihat tanaman yang sedang diceritakan. Kancil melanjutkan ceritanya "Tanaman ini berwarna ungu gelap dan ada juga yang berwarna putih. Tanaman ini juga berbau harum sehingga dapat menenangkan Sang Raja Hutan ketika berada disekitarnya." Kancil pun menunjukkan tanaman violet pada Singa kecil. Singa kecil pun terkesima dengan apa yang mereka lihat didepan. Kancil tersenyum dan melanjutkan ceritanya.

"Sang Raja Hutan adalah anak terkecil dan dia memiliki dua saudara yang lebih kuat dari dirinya. Kedua saudaranya sudah memiliki hutannya masing-masing. Hutan yang saat ini kita tempati adalah salah satu hutan milik Singa". Singa-singa kecil pun memotong cerita kancil dengan bertanya "Salah satu? Ada berapa hutan yang dia kuasai? Sehebat itukah dia?". Kancil tersenyum dan menjawab sambil meneruskan ceritanya

"Singa ini memiliki banyak hutan. Bukan karena dia serakah atau berambisi akan kekuasaan tapi karena para penghuni hutan merasa aman ketika Singa yang memimpin. Singa memiliki ketegasan dan kebijaksanaan dalam memimpin. Keberaniannya memiliki dasar yang kuat. Dia pun lembut hatinya namun seringkali terlihat keras karena tegasnya dia. Sudah banyak hutan yang dia kuasai. Tidak terhitung. Namun hutan yang kita tempati ini memiliki kesan tersendiri bagi Singa sang raja hutan. Dia bertemu dengan Ikan dan Semut Merah."

Singa-singa kecil kemudian bertanya kembali pada kancil "Ada apa dengan Ikan dan Semut Merah? Bukankan disetiap hutan ada juga Ikan dan Semut Merah?"

Kancil menjawab "Memang setiap hutan ada Ikan dan Semut Merah, tapi pertemuan Singa dengan mereka di hutan ini berbeda. Pertemuan yang indah. Besok kita lanjut bercerita lagi, karena hari ini langit sudah mulai gelap. Besok saya akan menceritakan tentang Ikan sebelum kita mulai tentang cerita Semut Merah, Singa dan Ikan secara bersama-sama". Singa-singa kecil pun terlihat sedih namun tetap berjalan pulang dan berharap esok akan segera datang.
~
“yah ceritanya sudah habis bu?” Tanya Zahra pada ibu.
“Minggu depan kita lanjut ceritanya, kancil pun perlu istirahat Ra” Jawab ibu dengan senyuman
“Baik bu, Zahra mengerti” Zahra pun kembali melanjutkan aktivitasnya sambil bertanya-tanya bagaimana kisah selanjutnya.

Bersambung


5 Comments: