REVIEW BUKU "MACAM-MACAM PLOT"

November 27, 2020 Novi 0 Comments

 MACAM-MACAM PLOT

Cover buku "Story: Subtance, structure, style, and the principles of screenwriting"
 

Tahukah kamu? Bahwa membuat sebuah cerita pasti terdapat sebuah plot yang akan menuntun cerita ke arah yang lebih jelas. Terutama untuk pembuatan sebuah film. Plot adalah urutan peristiwa yang terjadi dalam sebuah cerita dengan adanya sebab akibat sebagai penghubung cerita untuk menjadi satu kesatuan yang utuh. Di Indonesia sendiri, buku yang membahas mengenai seluk beluk bagaimana membuat cerita yang benar masih terbilang minim. Maka dari itu, Saya akan mengulas beberapa macam plot beserta ciri-cirinya yang saya ambil dari buku Story: Subtance, Structure, Style and the principles of screenwriting karya Robert Mcee pada tahun 1997 yang tentunya saya rangkum sendiri mengingat teks dalam buku tersebut masih kedalam bahasa Inggris. 

0 Comments:

CERITA FILM - REVIEW FILM "ALIVE"

November 27, 2020 Novi 0 Comments

REVIEW FILM “ALIVE”

        

      
Poster Film "Alive"

            Film Alive adalah film yang dirilis pada tanggal 24 Juni 2020 berasal dari Korea Selatan yang disutradarai oleh Cho Il-hyung. Film berdurasi 98 menit ini diperankan oleh Park Shin-hye (Kim Yoo-bin) dan Yoo Ah-in (Oh Joon-woo). Film yang diangkat berdasarkan film Amerika karya Matt Naylor “Alone” ini mengisahkan tentang sebuah kota yang terserang sebuah wabah dan menjadikannya sebagai zombie. 

0 Comments:

Cerita Film - Review Film The Witch: Part 1 The Subversion

July 22, 2020 Novi 6 Comments

REVIEW FILM “THE WITCH: PART 1 THE SUBVERSION”


Poster Film The Witch: Part 1 The Subversion (2018)

Film yang berasal dari Korea ini dirilis pada tanggal 27 Juni 2018, memiliki genre action, misteri dan fantasi. Film ini memiliki judul korea dengan nama “Manyoe” yang disutradarai dan ditulis oleh Park Hoon Jung. Film berdurasi 125 menit ini diperankan oleh aktor-aktor yang sudah tidak diragukan lagi kemampuan aktingnya, yaitu Kim Da-Mi (Ja-Yoon), Jo Min-Soo (Dr.Baek), Choi Woo-Sik (Nobleman), Park Hee-Soon (Mr. Choi), dan Da-Eun (Gadis berambut panjang), dsb. Film “The Witch: Part 1. The Subversion" ini berhasil memenangkan beberapa penghargaan dalam kategori “Best New Actress”, diantara lain 22nd Fantasia International Film Festival, 27th Buil Film Awards, 55th Grand Bell Awards, 2nd The Seoul Awards, 39th Blue Dragon Film Awards, 18th Director’s Cut Awards, dan 10th KOFRA Film Awards.

Pada pembuka film ini diperlihatkan bagaimana anak-anak disiksa dan dibunuh ketika melakukan kesalahan. Film ini mengisahkan tentang Ja-Yoon yang hilang ingatan setelah kabur dari pusat penelitian rahasia pemerintah yang membuatnya memiliki kemampuan khusus. Dr. Baek dan Mr. Choi pun mencarinya selama beberapa tahun. Ja-Yoon yang ditemukan oleh keluarga yang memiliki ternak sapi langsung mengangkatnya sebagai anak dikarenakan keluarga itu sebelumnya telah kehilangan satu-satu anaknya setelah mengalami kecelakaan.

Gambar 1. Screencaptured Film The Witch: Part 1 The Subversion

Karakter Kim Da-Mi sebagai Ja-Yoon memang sukses membuat penonton ikut andil dalam tipu daya yang dimainkannya selama pemutaran film berlangsung. Ja-Yoon yang ditampilkan sebagai anak polos berhasil membuat penonton mengasihani dirinya sebagai tokoh utama yang tersiksa. Sebagai contoh saat dirinya yang mengidap penyakit berbahaya dan hanya bisa bertahan hidup selama satu sampai dua bulan lagi yang mengharuskannya mendapatkan transplatasi sumsum dari Orang tua biologisnya, Saya diperlihatkan adegan bagaimana rasa sakitnya Ja-Yoon mengalami itu semua.

Gambar 2. Screencaptured Film The Witch: Part 1 The Subversion

Gambar 3. Screencaptured Film The Witch: Part 1 The Subversion

Dan saat dirinya yang diburu oleh Nobleman dan beberapa anak khusus lainnya setelah melakukan audisi menyanyi demi membantu kedua orangtuanya membayar tagihan rumah sakit dan biaya Ibu angkatnya yang mengalami Demensia, membuat Saya semakin terhanyut akan peran Kim Da-Mi sebagai Ja-Yoon sebagai anak yang menyayangi keluarga barunya.

Tanda-tanda yang dimunculkan dalam film ini pun memperkuat jalannya cerita sebagai satu kesatuan yang utuh ditandai dengan bekas luka dipunggung Ja-Yoon sebagai tanda bahwa ia adalah anak yang pernah menjadi bahan penelitian dan berita kecelakaan yang terjadi oleh keluarga angkat Ja-Yoon yang kehilangan putrinya sebagai tanda bahwa Ja-Yoon yang sudah mempersiapkan segalanya untuk mencari keluarga yang mau menerima dirinya.

Gambar 4. Screencaptured Film The Witch: Part 1 The Subversion

Gambar 5. Screencaptured Film The Witch: Part 1 The Subversion

Gambar 6. Screencaptured Film The Witch: Part 1 The Subversion

Aksi-aksi yang disuguhkannya pun tak kalah menarik yaitu saat Nobleman dan para anak khsusnya membantai satu keluarga juga adegan saat Nobleman menggunakan sihirnya untuk menghabiskan nyawa seorang supir dalam film tersebut. Menunjukkan betapa sadisnya mereka dengan kekuatan yang dimiliki.

Gambar 7. Screencaptured Film The Witch: Part 1 The Subversion

Gambar 8. Screencaptured Film The Witch: Part 1 The Subversion

Dan saat adegan Ja-Yoon yang berhasil masuk kedalam pusat penelitian lagi demi mendapatkan informasi mengenai obat untuk penyembuhan dirinya juga demi bertahan hidup yang dimilki oleh Dr. Baek, yaitu sebuah serum dengan pemakaian sebulan sekali. Dan bagaimana ia membunuh Dr. Baek juga Nobleman beserta yang lainnya tanpa ampun. Disini saya diperlihatkan bagaimana cerdiknya seorang Ja-Yoon dengan Dr. Baek mengenai permainan pikiran yang berhasil ia dapatkan informasi mengenai serum untuknya bertahan hidup.

Gambar 9. Screencaptured Film The Witch: Part 1 The Subversion

Gambar 10. Screencaptured Film The Witch: Part 1 The Subversion

Film The Witch: Part 1 The Subversion sendiri saya beri nilai 8/10. Karena memiliki karakter utama yang kuat dengan alur cerita yang menarik, yang berhasil menipu penonton dengan aksi “hilang ingatan” yang dikemas dengan permainan cerdas nan ciamik. Sifat penyayang Ja-Yoon yang masih ada dalam dirinya pun membuktikan bahwa Ja-Yoon hanya ingin bertahan hidup dan meninggalkan masa lalunya yang mempermainkan dirinya untuk suatu alat percobaan. Karakter Ja-Yoon akan “sadis” saat ia benar-benar dihadapkan dengan orang-orang yang akan membahayakan dirinya dan juga keluarga juga teman terdekat yang ia sayangi. Perbedaan ini bisa kita lihat dari karakter Nobleman dan pengikutnya yang terkesan dingin dan sadis. Namun, yang disayangkan dalam film ini adalah pada beberapa anak khusus lain seperti pengikut Nobleman tidak diperlihatkan terlalu banyak sehingga penguatan karakter pada karakter pembantu tersebut hanya seperti adegan kilas demi menuangkan bumbu untuk kesan adanya beberapa anak khusus selain Ja-Yoon. Film ini bisa kalian tonton di digital platform Viu atau lainnya. Film ini patut untuk ditonton karena akan membuat kalian terhanyut dan ikut andil dalam permainan Ja-Yoon bersama aksinya.

Review Film By: Novi Assyadiyah

6 Comments:

Cerita Buku - Review Broken Home An Inspiring Life Journey

July 08, 2020 Semut Kecil 2 Comments

 Broken Home : An Inspiring Life Journey

Buku Broken Home : An Inspiring Life Journey

Judul Buku : Broken Home : An Inspiring Life Journey
Halaman : 115
Harga Buku : Rp. 65.000, -
Penulis : @rutamianisa , 2020
Desain Sampul : Inekeu
Desain isi : @millatigr
Diterbitkan oleh Salam
Cetakan 1, Februari 2020
Nilai Buku Menurut saya : 8 dari 10

    Buku ini saya beli 7 maret 2020, 4 bulan yang lalu dan sudah selesai saya baca hari itu juga. Buku ini memiliki bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami maksudnya dengan mudah. Saya yakin siapapun yang membacanya tidak memerlukan waktu yang lama. Isi dari buku ini adalah kumpulan-kumpulan motivasi dari penulis tentang broken home.

    Hal yang menarik dari buku ini adalah setiap halaman memiliki design gambar dan penulisan yang berbeda dan tidak membosankan untuk membacanya. Setiap halaman memiliki makna nya masing-masing. Untuk teman-teman yang mudah sekali jenuh ketika membaca, saya rasa tidak akan merasakan hal itu ketika membaca buku ini. Satu hal menarik lainnya adalah pada halaman terakhir buku ini terdapat lembaran-lembaran kosong yang dapat kita isi sesuai isi hati kita. Disini saya belum melakukannya karena saya masih belum tau akan menulis apa.

    Buku ini dari judulnya mungkin memang ditunjukkan untuk orang yang mengalami broken home, tapi untuk yang tidak broken home pun akan mendapatkan hal-hal baik setelah membacanya karena banyak kata penyemangat untuk berbagai kalangan juga.

    Seperti tulisan saya di cerita buku sebelumnya saya akan membagi beberapa halaman dari buku ini. Halaman yang saya bagi ini merupakan halaman yang menyentuh dan bisa jadi membenarkan apa yang saya rasa.

    "Di dunia ini, tak ada kesedihan yang selamanya. Tak ada pula kebahagiaan yang selamanya. Sederhanakan prasangkamu."
    Kalimat penyemangat dari penulis yang memang benar adanya. Tak ada yang selamanya. Semua hanya sementara. Tulisan yang dikemas dengan gambar menggemaskan didalamnya. 

    "Paradigma negatif tentang anak broken home hanyalah sebuah mindset."
Saya setuju. Banyak yang memandang negatif akan hal itu termasuk saya sendiri padahal saya adalah orang yang mengalami. Semua itu akan menjadi negatif ketika dia tak ada yang menerima dan mendukungnya. Dan ya memang itu semua tetap kembali kepada pribadi masing-masing bukan?    

    Ada beberapa tokoh yang mengalami broken home yang dituliskan di buku ini yaitu Presiden ke-6 SBY, Steve Jobs dan Oprah.

  

    "Orang yang ada ketika kita down adalah orang yang pantas berada dekat kita ketika kita di atas."
    Kata penyemangat dan pengingat untuk diri sendiri. Untuk berterimakasih pada mereka yang ada ketika masa-masa sulit. Menjaga lebih sulit dibandingkan dengan memulai suatu hubungan. Karena bagi kita yang merasa, rasa percaya itu menjadi hal wajib. Karena sebelumnya rasa itu pernah hilang.

    Kalimat yang menyentuh untuk saya pribadi dan mungkin akan di iyakan oleh beberapa orang yang membaca ini. Bukankah memang ini berlaku untuk semua orang tidak hanya untuk anak broken home saja?  Tapi memang tetap berbeda. Ada kalimat pada satu halaman yang berkaitan dengan halaman ini. 
    "Ketika rasanya tidak mudah untuk memberikan kepercayaan pada seseorang. Semua itu hanya karena aku tak ingin mengulangi apa yang terjadi."
Kembali pada rasa percaya.


      Masih banyak hal-hal positif yang akan kita dapat dari buku ini. Saya tidak membagikan semuanya bukan karena tidak menarik namun sepertinya akan lebih terasa jika langsung membacanya di buku. Dengan punya bukunya kita dapat langsung melihat, membaca dan menuliskan apa yang ingin kita tulis di halaman akhir.
Beberapa Halaman Terakhir

    Buku ini tidak menggurui atau menasehati secara berlebihan. Buku ini juga sangat ringan untuk kita bawa berpergian. Terakhir kalimat untuk kalian semua yang membaca halaman ini sampai akhir.

Semesta memilihmu bukan karena kamu rapuh, melainkan karena kamu bisa melewati ini dengan kehebatan dan kekuatanmu. Mungkin kamu terlihat berbeda, tapi itulah cara semesta memilihmu di antara ratusan juta manusia, kaulah yang pantas menerima ini. Menerima diri yang siap menjadi inspirasi bagi mereka yang belum tahu cara menghargai.

Terimakasih telah menyediakan waktu untuk membaca ini. Kritik dan saran sangat diterima. Dan jika ada yang sudah membaca bisa berbagi kalimat mana yang menjadi favourite. Satu lagi, buku ini bisa kalian beli di toko-toko buku kesayangan.


2 Comments:

Cerita Film - Review “GIRL FROM NOWHERE”

July 05, 2020 Novi 9 Comments


 
Poster Film Girl From Nowhere (2018)
        
           Serial televisi yang berasal dari Thailand ini memiliki genre misteri fantasi dimana terdapat satu karakter yang mewakilkan 11 kejadian yang diangkat dari kisah nyata. Karakter tersebut dibintangi oleh Chicha Amatayakul sebagai Nanno, gadis misterius yang tiap per-episodenya menjadi siswi baru dari sekolah yang akan ia ungkap sisi kelam didalamnya. Serial ini sendiri dipublikasikan pada tahun 2018 di platform digital Netflix sebagai series originalnya. Serial ini memiliki 13 episode dimana masing-masing episodenya memiliki durasi 35-50 menit.
            Poster yang ditampilkan dalam platform Netflix pun berhasil menipu Saya sebagai penonton. Namun ketika Saya sudah menyelesaikan episode pertama, Saya dibuat kagum akan pengemasan cerita yang disajikan dalam film tersebut. Saya pun dibuat terperangah akan pesan dan kejadian-kejadian dalam tiap episodenya. Seolah dibuat kagum akan karakter bernama Nanno disetiap episodenya dengan tingkah laku juga aksi yang dilakukannya.
            Saya mencoba membuat premis dari keseluruhan cerita dalam satu serial ini, yaitu Siswi misterius bernama Nanno yang mengungkap sisi kelam dunia persekolahan. Dari premis yang saya buat ini, sudahkah kalian memahami benang merah yang ingin Saya sampaikan? Ya, sisi kelam dari dunia sekolah seringkali membuat kita salah paham dan menghakimi dengan cara sukarela tanpa tau asal-usulnya. Menurut Saya, karakter Nanno ini sangat berhasil diperankan oleh Chica Amatayakul. Apalagi, ketika sudah mendengarnya tertawa keras demi menuangkan rasa puas dalam dirinya. Sisi Psiko pun bisa kita lihat dalam karakter ini.
Berikut akan saya jelaskan sisi menarik dari karakter Nanno tiap per-episodenya:
Episode 1 “The Ugly Truth
Nanno, siswi baru dengan keberanian yang luar biasa berhasil mengungkapkan kebusukan sekolah yang dianggap paling suci diantara sekolah lainnya. Perannya yang sukarela menjadi ‘model’ video pembelajaran olahraga membawanya kepada pelecehan seksual disekolah tersebut. Ia pun berhasil mengadudombakan seorang guru yang terlibat dalam tindakan pelecehan dengan keluarganya sendiri.
Episode 2 “Apologies
Nanno, siswi baru yang sudah menarik perhatian para lelaki disekolahnya membuat teman-temannya cemburu dan menjerumuskannya kepada satu malam yang membuat ia diperkosa dan dibunuh. Hal yang menarik pada episode ini adalah ketika Nanno sudah dibunuh dan dikubur, ia kembali hidup dengan karakter yang semakin membuat teman-temannya ketakutan dan mengulangi hal yang sama.
Episode 3 “Trophy
Nanno, siswi baru disekolahnya memberikan kunci sukses kepada siswi bernama Mew untuk menjadi genius disekolahnya. Nanno pun memberikan Mew kehidupan yang diinginkannya namun Mew yang sudah terlanjur hidup dalam kebohongan terpaksa harus terperangkap didalamnya dan bersandiwara selamanya. Nanno seakan-akan memberikan pelajaran kepada Saya untuk hidup dalam kebisaan yang dimaksimalkan tanpa harus memanipulasi hasil yang ditampilkan.
Episode 4 “Hi So
Pada episode kali ini kita seperti diajak oleh karakter Nanno kedalam kebohongan yang ditutupi dan uang adalah segalanya. Karakter Nanno yang merahasiakan salah satu rahasia siswa membuat ia tampak mengajak Saya untuk berkeliling dengan berhenti ditempat yang sama. Lingkaran ekonomi yang cukup membuat bergidik ngeri pun berhasil disampaikan oleh Nanno dalam aksinya yang nampak tenang namun sempurna.
Episode 5 “Social Love
Nanno mengajak kita untuk melihat ke-toxic ­an yang terjadi dalam masyarakat pada umumnya. Ia berperan sebagai gadis lugu yang berkencan dengan Han, akibat salah satu gossip yang menyebar disekolahnya. Padahal Han sudah memiliki kekasih. Han yang menyukai ketenaran membuat kebohongan bahwa ia menyukai Nanno. Dan dampak dari itu pun, terjadi kecemburuan yang mengakibatkan Nanno diincar untuk diberi pelajaran oleh kekasih Han.
Episode 6&7 “Wonderwall Part 1&2
Nanno, siswi baru yang mencoba menjadi manager dalam tim sepak bola disekolahnya membuat iri salah satu siswi yang menjabat sebagai manager utama. Rasa iri itu berkembang menjadi dendam dan dituangkan kedalam dinding toilet akan sumpah serapahnya. Tak diketahui sumpah serapahnya akan menjadi kenyataan dan membuat yang lainnya mengikutinya membuat ia merasa menyesal namun penyesalannya itu sudah terlambat.
Episode 8 “Lost & Found
Nanno mengajak Saya sebagai penonton untuk mengikuti aksi gilanya dalam hal mencuri. Ia pun membantu TK, seorang kleptomania untuk bertemu lagi dengan Ayahnya dengan membuat aksi yang membuatnya harus ditahan. Pada episode ini, Saya melihat bahwa karakter Nanno sangat nyaman berada dalam fase ini ketika bersama TK. Terlihat dari tatapan matanya pada menit terakhir saat ia mengucapkan perpisahan kepada TK.
Episode 9 “Trap
Nanno, lagi-lagi mengajak Saya untuk melihat sisi psikonya yang membuat guru juga murid terjebak dalam saru ruangan. Nanno membuat keadaan menjadi semakin menegangkan ketika berhasil memancing guru dan muridnya saling menyerang.
Episode 10 “Thankyou, Teacher!
Nanno membuat salah satu guru disekolahnya mengenang luka lama hingga membuat ia hilang kendali setelah diperingatkan oleh kepala sekolah untuk mengganti cara mengajarnya yang cukup keras.
Episode 11 “The Rank
Nanno membuat salah satu siswi Ying semakin terobsesi dengan tingkat kecantikan yang berada disekolahnya. Ying bahkan berani malakukan segala cara untuk membuat saingannya terpuruk dan merasa malu dengan wajahnya. Karakter Nanno pada episode ini mengajarkan kita bahwa kecantikan bukanlah hal dari seglanya yang harus dimiliki.
Episode 12&13 “BFF Part 1&2
Nanno membongkar keburukan teman-teman semasa SMA-nya pada saat perayaan reuni dengan membongkar kapsul waktu yang dahulu mereka kubur bersamaan. Julukan “Psycho Nanno”, semakin meyakinkan mereka saat Nanno melakukan aksi yang membuat semuanya saling menyalahkan bahkan hampir membunuh. 
            Itulah kegilaan karakter Nanno dalam film ini. Aksi-aksi yang menjadikannya sebagai korban dalam tiap episodenya dengan gaya psycho-nya membuat film ini memiliki keunikan tersendiri. Episode yang menurut saya paling menarik diantara yang lainnya adalah pada episode 8 dengan judul Lost and Found, dimana karakter Nanno disini terlihat cukup menikmati masa-masanya saat bersama TK, seorang kleptomania. TK yang menginginkan Nanno ingin Nanno berjanji untuk bersamanya dan membuat Saya bisa melihat sisi lain dari karakter Nanno yang enggan menghilang. Karena serial film ini selalu menampilkan cerita Nanno dari sisi yang berbeda tiap episodenya. Pada episode 8 tersebut, Saya seakan-akan bisa melihat karakter Nanno dalam arti keseluruhan yang menemukan tempat nyamannya diantara episode lainnya. Dengan alur yang dibalut konflik sederhana namun sangat jelas maknanya membuat Saya merekomendasikan serial ini. Saya memberikan nilai 8/10. Kalian bisa menyaksian serial ini di Netflix. Apa yang ada pada elemen film ini Saya yakin akan membuat kalian ikut bermain dalam aksi Nanno yang cukup menggilakan.

Review Film by Novi Assyadiyah

9 Comments:

Cerita Film - Review My Holo Love (2020)

March 25, 2020 Semut Kecil 2 Comments


Review Drama My Holo Love


Penjelasan singkat tentang My Holo Love
Drama My Holo Love adalah salah satu drama yang berasal dari Korea Selatan. Drama ini disutradarai oleh Lee Sang-yeop, penulis naskah Ryu Yong-jae dan dibintangi oleh Yoon Hyun-min sebagai Nan-do, Ko Sung-hee sebagai So-yeon, Choi Yeo-jin sebagai Go Yoo-jin, Hwang Chan-sung sebagai Baek Chan-sung dan masih banyak pemain lainnya yang terlibat dalam drama ini. Drama ini tayang tanggal 7 Februari 2020 dan ditayangkan di Netflix sebagai series originalnya. Drama ini memiliki 12 episode dimana masing-masing episodenya memiliki durasi tayang sekitar 49-57 menit.

Alasan Menonton
Pertama kali saya tertarik dengan drama ini ketika saya sedang mencari tontonan di Netflix untuk menemani hari libur saya. Ketika saya melihat menu series originalnya Netflix saya menemukan satu poster film yang menarik dan judulnya pun menarik untuk saya, My Holo Love. Poster drama menampilkan satu orang wanita, satu orang pria dan satu hologram. Setelah itu, saya melanjutkan membaca sinopsis dan melihat thumbnail dari drama tersebut per episode nya dan saya pun semakin tertarik untuk menontonnya. Berikut sinopsis umum dari drama My Holo Love

"Seorang wanita kesepian tanpa terduga menemukan cinta saat ia menjalin keterikatan dengan hologram berbentuk manusia yang persis menyerupai kreatornya yang menyebalkan.

Apa sinopsis diatas sudah membuat kalian tertarik untuk menontonnya? Jika belum mari kita lanjutkan pembahasannya. Saya akan mencoba menceritakannya sesederhana mungkin agar kalian bisa memahaminya dan segera menonton dramanya. Sebelumnya, saya akan membagikan sinopsis setiap episodenya, sinopsis ini saya samakan dengan yang ada di Netflix.

Episode 1
Sinopsis : Prototaipe Holo satu-satunya ini masuk kedalam kehidupan Han So-yeon yang sepi dan ingin membantu apapun yang So-yeon perlukan jika ia mengizinkannya.
Episode 2
Sinopsis: Tahu So-yeon suka pada rekan sekerjanya, Holo menawarkan diri untuk mengajarinya soal berkencan. Ko Nan-do mengawasi ikatan mereka yang makin menguat dari labnya.
Episode 3
Sinopsis : Nan-do pindah ke rumah di sebelah So-yeon karena yakin Holo rusak gara-gara tinggal bersamanya. Ia pun bertekad untuk melakukan segala cara untuk memperbaiki Holo.
Episode 4
Sinopsis : Didorong rasa galau, So-yeon mencoba menjauhkan diri dari Holo. Baek Chan-sung mengutus orang untuk merebut kacamata So-yeon
Episode 5
Sinopsis : Setelah So-yeon terbangun di rumah sakit, Holo jadi tampak berbeda di matanya. Holo dan Ko Yoo-jin mendesak Nan-do untuk mengungkapkan jati dirinya kepada So-yeon.
Episode 6
Sinopsis : So-yeon sadar ia tak dapat menjalani hubungan yang wajar jika mencintai Holo. Nan-do harus membereskan urusan yang tak diinginkan dengan polisi.
Episode 7
Sinopsis : Untuk menghindari bahaya dari orang-orang yang berupaya mencuri prototype, So-yeon setuju untuk tinggal di lab. Nan-do berusaha sebisa mungkin untuk meniru Holo.
Episode 8
Sinopsis : Dengan harapan untuk memulihkan Holo, So-yeon berupaya untuk mengembalikan kenangannya yang hilang dan ia pun mengetahui masa lalu Nan-do yang tidak terpikirkan olehnya.
Episode 9
Sinopsis : Taka da yang tahu persis bagaimana Holo bisa kembali. Saat lab bersiap untuk mempublikasikan ciptaannya, Nan-do memberikan kacamata Holo kepada So-yeon untuk selamanya.
Episode 10
Sinopsis : Dihadapkan dengan sedikit pilihan, Nan-do menyerahkan labnya ke perusahaan saingan. So-yeon bertemu dengan Holo baru, yang terasa seperti orang asing.
Episode 11
Sinopsis : Meski Holo terbukti popular di kalangan masyarakat, Nan-do mengasingkan diri dan menyusun rencana untuk mengembalikan Halo yang asli ke So-yeon
Episode 12
Nan-do membobol lab untuk menyelamatkan So-yeon, yang baru mengetahui apa yang terjadi pada ibunya. Holo membangkang kepada Baek Nam-gyu.

Bagaimana? Sudahkah kalian mulai tertarik dengan dramanya? Jika belum saya lanjutkan. Drama ini seperti yang sudah dijelaskan dalam sinopsisnya menceritakan seorang programmer yang membuat sebuah hologram dengan menggunakan kecerdasan buatan dan kemudian diberi nama Holo. Holo pertama kali bertemu So-yeon di episode pertama. Disini tidak dijelaskan alasan kenapa Holo memilih So-yeon. Disini diperlihatkan betapa beruntungnya jika memili AI seperti Holo. Holo membantu So-yeon ketika bekerja dan mengenali orang sekitarnya. So-yeon memiliki kekurangan yakni tidak bisa mengenali wajah orang lain sehingga Holo membantunya menampilkan identitas setiap orang yang ditemui So-yeon. So-yoen pun merasa bahagia dengan adanya Holo. Namun dipertengahan akan ada kisah segitiga antara So-yeon, Nan-do dan Holo. Disini Nan-do menggambarkan emosi Holo dan dirinya itu sebagai sebuah algoritma.

Kebahagiaan So-yeon juga terganggu oleh pesaing dari Nan-do yaitu Baek Chan-sung. Mereka ingin mengambil Holo dan mengembangkannya. Cara-cara kotor pun dilakukan Chan-sung dengan bantuan seorang detektif. Petualangan Nan-do dan So-yeon pun dimulai dengan ditemani konflik-konflik yang ada sampai pada akhirnya mereka bertiga bersama-sama menyelesaikan semuanya. Disini ada beberapa konflik, kalian pasti sudah mengiranya ketika membaca sinopsis diatas. Meskipun memiliki banyak konflik namun dapat diselesaikan dengan baik tanpa memaksa menurut saya. Alur setiap episode nya pun dibuat senyaman mungkin, kita akan lupa dengan durasi yang ada. Jadi saya sangat merekomendasikan drama ini. Menurut saya drama ini memiliki nilai 8.5 dari 10. Kalian bisa menontonnya di Netflix. Jika ada yang ingin ditanyakan, dikomentari dan didiskusikan silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Terimakasih

2 Comments:

Singa dan Ikan - Singa Sang Raja Hutan

March 18, 2020 Semut Kecil 5 Comments


Sabtu. Hari penting bagi Zahra. Dia selalu bersemangat untuk pulang. “Waktunya cerita Singa dan Ikan” katanya dalam hati. Kegiatan rutin keluarganya adalah bercerita di hari sabtu dan cerita kali ini adalah tentang persahabatan antara Singa dan Ikan. Setiap kali ibunya bercerita, Zahra selalu menyederhanakannya kedalam sebuah catatan kecil untuk dibagikan di akun media sosialnya.

Sesampainya di rumah, Zahra tanpa perlu aba-aba langsung membersihkan diri dan mengampiri ibunya yang sudah siap dengan buku dan makanan tentunya. “Bu, apa kisah Singa dan Ikan ini sama seperti cerita NADI yang ibu ceritakan kemarin?” Tanya Zahra pada ibunya penasaran. Ibu tersenyum dan menjawab “Beda Ra, ini beda kisah”. Zahra sudah paham dengan jawaban ibunya itu. “Ayo mulai bu, Zahra sudah siap” kata Zahra sambil memakan biskuit ditangannya.
Ibu pun memulai ceritanya
~
Disatu sudut hutan ada kancil yang akan bercerita kepada Burung, Ubur-Ubur, Gajah, Harimau dan yang lainnya. Kancil akan menceritakan kisah yang pernah terjadi di hutan yang mereka tempati saat ini. Kisah antara Semut Merah, Singa dan Ikan. Gajah bertanya pada kancil ,"Hai Kancil, kenapa kami harus mendengarkan kisah ini?". Lalu Kancil menjawab dengan mata hampir menangis "Mereka bertiga adalah salah satu leluhur kita yang menjaga hutan ini dengan caranya mereka masing-masing dan persahabatan mereka membuat teman-temannya iri pada saat itu."

Kancil pun memulai ceritanya dengan memperkenalkan dari yang paling kuat diantara mereka bertiga, Singa. "Singa yang paling kuat disini, ia dikenal sebagai raja hutan. Memiliki pribadi yang kuat layaknya pohon methuselah yang sudah ada ribuan tahun. Sang raja hutan satu ini sangat menyukai tanaman harum yang berasal dari Amerika Serikat dan Yunani, tanaman violet."

Singa-singa kecil yang mendengarkan cerita kancil begitu antusias dan mereka pun dengan jumawa berkata "Lihat, singa memanglah yang terkuat. Jangan macam-macam kalian sama kami." Mereka sejenak diam lalu bertanya "Kancil, kenapa dia menyukai tanaman violet? Kami semua disini tidak ada yang menyukai tanaman itu". Kancil pun tersenyum kemudian menjawab "Apakah kalian pernah melihat tanaman violet?". Para singa kecil pun secara bersamaan menggelengkan kepalanya menandakan bahwa mereka belum pernah melihat tanaman yang sedang diceritakan. Kancil melanjutkan ceritanya "Tanaman ini berwarna ungu gelap dan ada juga yang berwarna putih. Tanaman ini juga berbau harum sehingga dapat menenangkan Sang Raja Hutan ketika berada disekitarnya." Kancil pun menunjukkan tanaman violet pada Singa kecil. Singa kecil pun terkesima dengan apa yang mereka lihat didepan. Kancil tersenyum dan melanjutkan ceritanya.

"Sang Raja Hutan adalah anak terkecil dan dia memiliki dua saudara yang lebih kuat dari dirinya. Kedua saudaranya sudah memiliki hutannya masing-masing. Hutan yang saat ini kita tempati adalah salah satu hutan milik Singa". Singa-singa kecil pun memotong cerita kancil dengan bertanya "Salah satu? Ada berapa hutan yang dia kuasai? Sehebat itukah dia?". Kancil tersenyum dan menjawab sambil meneruskan ceritanya

"Singa ini memiliki banyak hutan. Bukan karena dia serakah atau berambisi akan kekuasaan tapi karena para penghuni hutan merasa aman ketika Singa yang memimpin. Singa memiliki ketegasan dan kebijaksanaan dalam memimpin. Keberaniannya memiliki dasar yang kuat. Dia pun lembut hatinya namun seringkali terlihat keras karena tegasnya dia. Sudah banyak hutan yang dia kuasai. Tidak terhitung. Namun hutan yang kita tempati ini memiliki kesan tersendiri bagi Singa sang raja hutan. Dia bertemu dengan Ikan dan Semut Merah."

Singa-singa kecil kemudian bertanya kembali pada kancil "Ada apa dengan Ikan dan Semut Merah? Bukankan disetiap hutan ada juga Ikan dan Semut Merah?"

Kancil menjawab "Memang setiap hutan ada Ikan dan Semut Merah, tapi pertemuan Singa dengan mereka di hutan ini berbeda. Pertemuan yang indah. Besok kita lanjut bercerita lagi, karena hari ini langit sudah mulai gelap. Besok saya akan menceritakan tentang Ikan sebelum kita mulai tentang cerita Semut Merah, Singa dan Ikan secara bersama-sama". Singa-singa kecil pun terlihat sedih namun tetap berjalan pulang dan berharap esok akan segera datang.
~
“yah ceritanya sudah habis bu?” Tanya Zahra pada ibu.
“Minggu depan kita lanjut ceritanya, kancil pun perlu istirahat Ra” Jawab ibu dengan senyuman
“Baik bu, Zahra mengerti” Zahra pun kembali melanjutkan aktivitasnya sambil bertanya-tanya bagaimana kisah selanjutnya.

Bersambung


5 Comments:

Cerita Buku - Review What's So Wrong About Your Life

February 23, 2020 Semut Kecil 3 Comments

What's So Wrong About Your Life

Hai teman, kali ini saya akan membahas salah satu buku yang bisa memotivasi dan membuka sudut pandang baru dalam menghadapi sesuatu. Pertamakali saya tau tentang buku ini melalui media sosial instagram. Melihat judulnya saya langsung merasa tertarik untuk membelinya sesegera mungkin. Saya pun ikut pre-order buku ini dan saya pun mendapatkan beberapa keuntungan seperti pembatas buku, tandatangan penulis dan surat dari penulis. Tanpa banyak basa-basi lagi kita langsung saja bercerita tentang buku ini.

Buku What's So Wrong About Your Life
Berikut adalah data dasar dari buku ini:
Penulis : Ardhi Mohamad
Penerbit : Bhumi Anoma
Jumlah Halaman : 180 Halaman
Harga Buku : Rp 84.500
ISBN : 978-623-7211-42-6
Rate : 8 dari 10

Sinopsis
Dibagian belakang buku terdapat sinopsis yang bisa menjadi acuan awal kita kedepannya. Apakah buku ini layak kita miliki saat ini atau mungkin kita dapat membelinya nanti. Berikut isi dari sinopsis buku ini:
Kita pikir, cinta adalah jawaban dari insecurity kita. Kita pikir, kita spesial bagi seseorang. Kita pikir, melupakan masa lalu adalah pilihan yang tepat. Dan, kita pikir-kita pikir lainnya.
Walau semua pemikiran itu sering berakhir kekecewaan yang sama, kita tetap nggak belajar dan akhirnya mengulangi kesalahan yang itu-itu lagi. This is the reason why I wrote this book.
Supaya kita bisa sadar apa saja yang salah dalam hidup kita, mengakuinya, memperbaikinya, dan menjalani hidup lebih baik. 

Isi Buku
Buku ini berisi kumpulan dari pengetahuan, pemikiran dan pengalaman dari sang penulis itu sendiri. Penulis Ardhi Mohamad memiliki latar belakang sebagai alumni jurusan psikologi salah satu Universitas Negeri yang ada di Jakarta.

Penulis dalam buku ini mengajak kita untuk berfikir kembali apakah yang kita lakukan dan rasakan itu benar atau kurang tepat. Kita seringkali merasa yakin bahwa cinta adalah jawaban ketika kita mengalami kekosongan, namun penulis memiliki pandangan lain dan menjelaskannya pada bab 1. Selanjutnya, kita juga seringkali merasa bahwa kita ini adalah orang yang spesial bagi seseorang padahal belum tentu itu kenyataannya dan masih ada 10 kecemasan lainnya.

Penulis tidak menuliskannya dengan bahasa yang berat namun dengan menggunakan permisalan atau pun menggunakan cerita dongeng yang ada, sehingga kita yang membacanya pun dapat membayangkan apa yang dimaksud. Seperti pada bab 1, penulis menggunakan kisah Romeo dan Juliet untuk menggambarkan tentang cinta.

Pada akhir dari setiap bab penulis memberikan kesimpulan dari apa yang ditulis pada bab tersebut dalam bentuk Mind Mapping, sehingga semakin memberikan kita bayangan yang lebih jelas lagi.

Saya tidak bisa menjelaskan secara lengkap isi dari buku ini, tapi saya bisa rekomendasikan buku ini untuk kalian yang sedang mencari jawaban dari segala pertanyaan. Mungkin tidak sepenuhnya membantu tapi akan cukup untuk langkah awal kita.

Jika kalian tidak percaya dengan apa yang saya tuliskan, kalian bisa membaca beberapa tulisannya di wattpad milik penulis. Tidak semua tertulis di wattpad, tapi itu bisa jadi gambaran untuk kalian.


Hal menarik dari buku ini?

  • Mind Mapping : Ini merupakan hal menarik bagi saya sebagai pembaca yang seringkali mengalami kebingungan dalam menyimpulkan. Disini penulis membantu saya menyimpulkan bab yang saya baca dengan memberikan kesimpulan bab dalam bentuk Mind Mapping. Berikut adalah salah satu contohnya (Mind Mapping dari Bab 2:
Mind Mapping You Think You're Special to Someone
  • Catatan kecil : Disetiap babnya kita dapat melihat catatan-catatan kecil yang berisi hal-hal penting dari bab yang sedang kita baca. Dan ini sangat membantu sekali bagi saya pribadi.
  • Tulisan tangan : Ini juga menarik untuk saya. Setiap bab nya selalu ada tulisan yang menyerupai tulisan tangan. Bisa dalam bentuk catatan atau coretan penanda beberapa kata.
  • Kesimpulan : Ini adalah hal yang paling menarik untuk saya. Kesimpulan dari setiap bab selalu disambungkan dengan Al-Qur'an atau Hadits.
  • Pembatas Buku : Hal menarik lainnya adalah pembatas buku yang saya dapat. Disana penulis memberikan kesempatan untuk saya menuliskan apa yang salah dari hidup saya dan catatan kecil untuk diri saya sendiri. Namun saya belum tahu apa yang akan saya tulis disini.

Bagian Favourite?
Bagian Favourite untuk saya adalah bab 2 yang membahas tentang "You Think You're Special to Someone". Saya menyukainya karena seringkali saya pribadi merasa bahwa saya ini merupakan orang yang spesial untuk beberapa orang, padahal itu belum tentu. Pada bab ini dijelaskan ketika kita merasa spesial kita akan menuntut secara tidak sadar untuk diperlakukan secara spesial juga dan tanpa kita sadari juga kita perlahan akan berubah menjadi orang yang menyebalkan dan ketika itu tidak sesuai dengan yang kita harapkan maka yang terlahir adalah rasa kecewa. Bab ini membuat saya memiliki satu pandangan lain tentang kata spesial dan membuat saya belajar bahwa "Kita tetap bisa melakukan sesuatu atas dasar untung dan rugi, tetapi yang diharapkan adalah balasan dari Yang Maha Esa". Saya tidak bisa menjelaskan lebih banyak dan sebagai gantinya saya akan memberikan kesimpulan bab ini dengan melampirkan Mind Mapping nya.

Mind Mapping You Think You're Special to Someone

Dimana kita bisa mendapatkan buku ini?
Buku What's so Wrong About Your Life dapat teman-teman cari disini. Untuk kalian yang sedang merasa cemas atau sedang mencari jawaban, buku ini bisa menjadi salah satu bacaan yang baik.

Sekian Cerita Buku kali ini. Silahkan jika ada kritik, saran atau ada pendapat lain tentang buku ini dapat kita diskusikan dikolom komentar. 

Terimakasih 

3 Comments: