Pertemuan dibatas(i) waktu

January 30, 2016 Semut Kecil 0 Comments

            
            Pertemuan ini mungkin “Biasa” , karena ada waktu yang menjadi pembatas.
Aku tak pula menyalahkan waktu, karena hadirnya pula yang membuat pertemuan itu ada.
Memang Tak ada obrolan pada pertemuan itu dan itu bukanlah masalah besar bagiku.
Pertemuan yang sangat sederhana dan terjadi begitu cepat.
Pertemuan yang hanya menjadi ajang lempar senyum.
Pertemuan yang hanya diabadikan oleh beberapa frame saja.
Pertemuan yang memunculkan harapan baru pada sang waktu.
Berharap sang waktu dapat menyediakan satu waktu untuk sebuah pertemuan berikutnya.
Berharap sang waktu tidak mengambil peran sebagai pembatas.
Berharap sang waktu pada saat itu menjadi lebih bersahabat.
Agar rasa bahagia ini semakin terlihat secara nyata
Agar rasa bangga ini semakin menjadi jelas adanya
Agar rasa kagum ini semakin tertanam

Meski aku sadar sang waktu akan tetap pada perannya sebagai pembatas karena “Kamu” yang saat ini sedang memainkan peran sebagai “Bukan Orang Biasa” lah yang menjadikan sang waktu memainkan peran “Pembatas” itu.


Meskipun begitu, harapan pada sang waktu untuk bersahabat pada pertemuan berikutnya masihlah ada. Kalaupun waktu itu tetap menjadi pembatas biarlah kapasitas batasannya berkurang dan kalaupun kapasitas itu masih sama seperti kemarin aku tak akan menyalahkan waktu ataupun yang dibatasi oleh waktu. Aku hanya akan berusaha menikmati waktu yang ada, yang telah disediakan oleh sang waktu. 


Bandung
22 Januari 2016
-nursan-

0 Comments:

Kalian Spesial

January 17, 2016 Semut Kecil 2 Comments

2 Comments:

Aku dan Tya

January 08, 2016 Semut Kecil 0 Comments


hoaaammmmm...... masih terlalu pagi rasanya tuk memulai aktivitas ini gerutu ku dalam batin, ak pun sempoyongan menuju kamar mandi untuk segera membersihkan diri.

*

triingg triingggg, handphone pun bersuara mengusik ketenangan pagi ini. ak pun bergegas mengambilnya, mungkin panggilan penting batinku. ak pun segera mengangkat panggilan itu.
ak : assalamualaikum , sapa disana?
tya : ini gw tya, lo masih inget kan sama gw?
ak : tya? wait .... ( ak pun menerawang kembali ke masa lalu mengingat tiap nama yang ku kenal)
tya : lupa ya? temen sma lo ini.....
ak : aaaa, i see..... iya ak ingat ingat, ada apa pagi pagi gini telpon n dari mana km tau nomorku ini...
tya : nda, ak cuman mau ngasih info ini nomorku... hahhhhhaaaa
ak : just it? seriously? (ak pun kaget hanya untuk ini dia menelepon ku)
tya : iyaaaaa, km kan tau ak.
ak : hmmmm ok ak save ya...
tya : oke oke, dingin banget sih lo . bukannya seneng gue telpon lo. masih pengen ngobrol nihhhhh....
ak : hhmmm btw, ak sedang dikejar waktu. lain kali ya kita ngobrol lagi.
tya : ah lo ya gg berubah, ttep. tapi okelah, semangat ya lo. nanti gue wa lo okeh kita ngobrol banyak.....
ak : oke sip....
tya : oke dadah...
(percakapan pun berakhir, tya pun memutuskan percakapan pagi ini. hmmm mungkin lebih tepatnya kesibukan ku yang memutuskannya, aku pun menghela nafas.)

*

sesampai nya dikantor ak pun bergegas mengurus semua pekerjaan yang deadline nya telah ku atur sedemikian rupa agar badan ini tetap mendapatkan hak nya untuk beristirahat. "wow, banyak sekali. mari kita mulai, semangat ya red ku" batinku atau lebih tepatnya ak berbicara pada laptop kesayanganku.

*

"pegaaaaallllllll, remuk semua ini badanku kalau terus kek gini" batinku sembari melemaskan otot otot yang sudah menegang dr tadi. ak pun melihat jam "wah, sudah waktunya istirahat. oke red kita istirahat dulu, km juga istirahat ya. jam satu kita ad meeting penting" laptop pun ku tutup dan ak pun bergegas ke kantin segera tak ingin waktu istirahatku berlalu dengan begitu saja, tak lupa handphone pun ku ikutsertakan dalam waktu senggang ini.

*

"wow, bnyak sekali chat yang masuk rupanya" aku pun membuka satu persatu chat yang masuk, tak terkecuali chat dari tya orang yang tadi pagi menelponku hanya untuk memberitahu nomor saja.
tya : halooo.. 9.00 wib
tya : sibuk ya lo? 10.00 wib
tya : nomor gue udah di save kn? 11.00 wib
tya : oke happy work yaa, jaga kesehatan lo. 12.00 wib
aku pun tak segera membalasnya dan menaruh handphone kembali untuk segera menghabiskan makan siang ini, tak lama dari itu handphone pun bergetar menandakan ada pesan masuk dan ak segera membacanya "tya? hmmmm "
tya : lgi istirahat ya lo?
ak : iya, huh
tya : sibuk bener sampe baru di read semua chat gue
ak : hahahahaahaaa
tya : yadah semangat ya...
ak : ok thanks

percakapan itu berakhir dengan sendirinya dan waktu pun menunjukkan sudah waktunya ak kembali bekerja.

*

jam pulang pun menjadi jam yang paling kutunggu tunggu dan akhirnya jam itu pun datang. ak segera membereskan meja kerja untuk segera bergegas pulang pikirku. setelah semuanya rapih ak pun meluncur pulang dengan mengendarai motor kesayangan. sesampainya dirumah, hal yg pertama kulakukan adalah membersihkan diri karena itu bisa membuat badan ini rileks kembali setelah kepenatan yang menghampiri seharian tadi.

*


setelah beres ak pun rebahan di tempat tidurku yang nyaman sembari memainkan gadget kesayangan. dan lagi chat dr tya....
tya : dah balik lo?
ak : iya udh , lgi rebahan
tya : hmmmm sibuk banget ya lo?
ak : (pertanyaan ini lagi , batinku) iya begitulah.
tya : jgn terlalu memforsir diri heh...
ak : iya, sip sip hahaha
tya : bener bener ya lo ga berubah masih aja kaya gini
ak : knp ak harus berubah?
tya : iya juga sih ya, cuman kasian aj yg baru knal lo di dinginin kaya gitu. kabur nanti mereka
ak : hahahaha, biarlah. yg penting km knal ak kan.
tya : hahahaa iye iye, masa gw gg kenal lo yg super duper dingin. yg menomor satukan pekerjaan demi semua mimpi lo itu. btw, kok tadi pagi lo lupa gitu ma gw?
ak : wkwkwkwk 100 buat km. nda, bukan lupa cmn terlalu banyak yg musti dipikirin. sorry
tya : hhaaaa okelah, kalau ad apa apa jgn sungkan sungkan ya buat hubungin gw. udh waktunya istirahat, sana istirahat besok lo harus kerja lagi kn. hhaa
ak : iya sip, thanks ya.
tya : sip...

setelah percakapan itu ditutup ak pun langsung memejamkan mata dan tanpa permisi pikiran itu datang menghampiri "thanks tya, selama ini km masih peduli meski ak sedingin ini. ak percaya km adalah teman yang baik dan ak tak perlu menjelaskan itu dan ak yakin km tau hal itu" ak pun terlelap dengan sendirinya tanpa menunggu waktu lama.

*

disisi lain pada waktu yang bersamaan ada tya yang sedang melakukan hal yang sama. berfikir sebelum ia tertidur "gw tau siapa lo, gw tau lo sedingin apa, gw tau itu dan gw faham itu. gw ga peduli orang luar ngomong apa tentang lo, yang gw tau gw akan support lo sebagai sahabat lo. dan gw ga perlu menjelaskan itu karena gw yakin lo tau itu". tya pun terlelap sambil senyum menghias wajahnya.

Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini. Yang ada hanyalah orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya
*

Pagi nya pun ak tersenyum sambil berkata dalam hati"terimakasih tya , km masih bersabar untuk mempertahankan semua ini. ak pun yakin kamu tahu bahwa aku pun sama ingin mempertahankan semua ini cuman kesibukan kan ku membuat itu semua tak terlihat, maafkan ak tya". aku pun bergegas melangkah menuju ruangan kerja ku.

-end-

0 Comments: