Selamat Sahabat

December 22, 2015 Semut Kecil 2 Comments


Persahabatan, adakah ujungnya?
Aku ingat benar bagaimana perkenalan awal itu terjadi, km membisu dan asik dengan duniamu. kita dipertemukan dalam sebuah kelas kecil yang dihuni oleh keramaian tapi sekali lagi aku hanya melihat diam dalam mimik muka mu. aku mulai bertanya tanya sebegitu pendiamnyakah dirimu sampai terlintas ide jahil itu dan ya setidaknya berpengaruh sedikit. Sekarang aku melihatmu sebagai sosok yang ceria dan tak sependiam dulu, km begitu PD dengan kehidupan mu bahkan sekarang km memiliki banyak kawan yang selalu membuat mu tertawa. 

Ya, tak terasa waktu 8 tahun itu berlalu begitu saja. kita memang tak sebegitu sering untuk bertemu bahkan menyapa di media sosial pun terhitung jarang. mungkin disetiap pertemuan pun kita tak selepas dulu tapi selalu ada rasa bahagia disetiap pertemuan itu.

baru kemarin kita bertemu dengan alasan menonton film bersama dan pertemuan itu memang bukan pertemuan terbaik, rasa canggung satu sama lain itu masih ada mungkin karna minimnya kita berkomunikasi. tapi percayalah bahwa persahabatan itu tidak akan ada ujungnya dan dalam hati ini masih tersimpan rapih namamu sebagai sahabat.

Ngomong ngomong hari ini 22 Desember 2015 km bertambah usia dan berkurangnya jatah. aku tak bisa menyiapkan kado special untukmu hanya doa yang Insya Allah tulus dari hati. semoga sisa usiamu bisa  membawa keberkahan bagimu , kawan-kawanmu dan terutama keluargamu. semoga pencarianmu akan seseorang dapat disegerakan. aamiin

I will always pray for you my best friend

2 Comments:

Rindu untuk Bertemu (lagi)

December 14, 2015 Semut Kecil 1 Comments

bayang-bayang itu terus hadir
melintas selalu dalam ingatan
seperti enggan pergi
menetap selalu dalam hati

bayang-bayang sebuah pertemuan
pertemuan di masa lalu
pertemuan pembawa rindu
pertemuan yang ingin terulang

dan

aku rindu pada satu masa dimana kita saling bertemu saling sapa
aku rindu pada satu masa dimana jarak bukanlah sebagai pemisah
aku rindu pada satu masa dimana tawa itu jelas terlihat
aku rindu pada satu masa dimana bahagia itu menjadi sederhana

ya, aku merindukan mereka pagi ini dengan begitu saja tanpa persiapan apapun dan ini sungguh sangat menyenangkan ada sensasi tersendiri dalam hati. seperti apa rasanya? tak pernah bisa kujelaskan lebih karena kalian harus merasakan nya sendiri dan menikmatinya setiap detik sampai rindu itu hilang dan datang kembali tanpa permisi . 😳

for Delviana n Clara
from keiko
bandung, 14 Desember 2015
5.43 wib

1 Comments:

Hilang

December 13, 2015 Semut Kecil 0 Comments

kau yang terus mengurung dirimu sendiri dalam sebuah keterbatasan
kau yang terus berdiam diri dengan ketidakmampuan
yang ada hanya keputus asaan
yang ada hanya ketakutan

kau menghilang entah kemana
dibawa angin yang berhembus tak berarah
kau tersesat dalam gelap
ditinggal cahaya menjauh pergi

kemana engkau harus ku cari
jika engkau sendiri enggan untuk dicari
kemana engkau harus kutemui
jika engkau sendiri enggan untuk ditemui

engkau menyiksaku dengan rindu
engkau membunuhku perlahan dengan diammu
engkau memupuskan asa dengan hilangmu
engkau pergi dengan egomu

.....

-nursan-

0 Comments:

Marah

December 10, 2015 Semut Kecil 0 Comments

Pada dasarnya setiap manusia memiliki sifat amarah. Negatif atau positive nya sifat itu tergantung bagaimana kita mengolahnya. olah secukupnya tak perlu berlebihan.

dan entah salah atau tidak jika kita tidak bisa untuk mengeluarkan amarah itu, bukan tak sanggup namun ada hal lain yang membuatnya enggan untuk keluar. hal lain yang lebih berharga dari pada mengeluarkan amarah yaitu "sebuah persaudaraan". itulah yang membuat hati bahkan mulut sekalipun enggan merasakan marah.

vous aime
-keiko-

0 Comments:

Sahabat

December 08, 2015 Semut Kecil 0 Comments

Sahabatmu adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi. Dia ladang hati, yang dengan kasih kautaburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terimakasih. Kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian. Jangan ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa. -Khalil Gibran 
untuk semua sahabat, terimakasih telah mencukupi kebutuhan jiwa ini. aku pun sedang belajar untuk menjadi sahabat yang baik. ingatkan dan tegur aku ketika salah, tak perlu ragu. harapanku sederhana, bertemu kalian di Syurga Nya.
Ana Uhibbukum Ashdiqqaa'ii 

0 Comments:

Perbedaan?

December 08, 2015 Semut Kecil 0 Comments

Perbedaan akan selalu ada seiring berjalannya waktu, ntah menuju ke arah positif atau sebaliknya tergantung bagaimana kita menanggapinya. Sedih memang ketika perbedaan itu hadir, terlebih jika kita memiliki sifat peka yang luar biasa. Hanya bisa menerka dan menebak nebak siapa yang berbeda atau ini hanya ilusi semata. hanya bisa menyerahkan semuanya kepada sang waktu agar perbedaan ini tak membawa diri semakin menjauh. menjauh melangkah pergi meninggalkan semua yang ada, bukan karena hati ingin namun kaki ini berjalan dengan sendirinya tanpa sadar. Dan semoga itu tak terjadi karena hati ingin terus berada disini 😢

-keiko-

0 Comments: