Puisiku Part 2

November 19, 2013 Semut Kecil 0 Comments

@nfdewi

Aku suka hujan
hingga larut dalam rasa nyamannya
tanpa disadari, pelangi dan mentari telah menunggu
tapi aku masih larut dalam indah rintiknya

=======================================
kita ada di tangkai yang sama
pernah angin bertiup ke arahku
aku jatuh
lalu hujan merapuhkan tumpuanmu
kau menemaniku terjatuh
kini kita berada di atas pijakan bumi yang sama
tempat dimana air mengalir, lalu mengering
ketika aliran itu semakin deras
membawa kita ke arah yang berbeda
saat sampai di hilir, tak ada lagi tangkai yang sama
bahkan hembusan angin dan rintik hujan
tak ada lagi yang sama


@nurhasanah88

raga menempati posisinya
namun jiwa kosong  tak bernyawa
seakan sedang mengembara ke sisi lain
tak ada tujuan, terus melangkah
tersesat dalam tanya
tanpa ada yang menuntun

===============================

Tak faham dengan apa yang terjadi
terjebak dalam kebisuan
dunia tiba tiba sunyi
ingin aku bertanya, apa salahku?
tapi tak ada jawab darimu
hanya senyum dan sapa yang kau lontarkan
membuat bingung tak ada arah
hanya satu ingin ku
ingin seperti dulu
tersenyum bersama, tertawa lepas
penuh lebahagiaan adikku

================================

0 Comments:

PUISIKU

November 12, 2013 Semut Kecil 12 Comments


@nfdewi

AKU ADALAH DAUN

aku adalah daun
aku bersahabat dengan angin, hujan dan langit
saat hujan membasahi kelopakku
aku tak pernah membencinya
saat angin mengantarku ke bumi
aku pun tak pernah membencinya
seiring musim berganti, aku akan menjadu aku yang bisu
aku adalah daun
====================================================
HUJAN
setets, aku tersenyum
dua tetes, aku bahagia
jutaan tetes, aku melihat sejuta kenangan
dari tiap rintiknya, cerita itu mengalir bagai air
kau menenangkan saat gerimis
kau buat merindu saat mulai deras
namun aku takut saat kau datang dengan badai
kini, kemarau...
dan aku rindu tiap rintikmu, hujan
====================================

aku matahari, kamu bulan
sulit bertemu,
tapi kita indah saat berganti
senja dan pagi
=============================

Diam, tapi tak begitu
acuh , pun tak begitu
di dalam pikir kau mencari beribu jalan
kau harus lebih dari aku
diamku dalam imajinasi masa depanmu
acuhku adalah pendewasaanmu
bergeraklah! majulah selangkah dariku!
nanti , ketika kau menoleh
akan ada senyuman dari kami
kakak dan orang tuamu
========================================


@nurhasanah88

kaki melangkah begitu berat
hati ingin segera pergi
namun kau tahan tubuh ini
dengan tenaga seadanya
seakan tak ingin ak pergi
meninggalkan setumpuk amanah
tanpa rasa tanggung jawab
===============================
aku bagaikan satu lidi
tak mampu melawan seorang diri
aku bagaikan satu lidi
tak mampu bertahan seorang diri
aku bagaikan satu lidi
mudah rapuh mudah patah
================================
awal pertemuan yang hening
dunia maya sebagai perantara
waktu berlalu dengan cepat tanpa permisi
hingga waktu itu datang
tak ku sesali atas hari itu
ku lihat...
senyum manis penghias wajah
mata yang indah sebagai mahkota
kepolosan hadir di tengah kebisuan
tawa memecah kesunyian
ingin hati mengucap kata
mengakui sebuah tali persaudaraan
yang tertanam tanpa sadar
=======================================

indahnya pancaran sinar matamu
manisnya senyuman mu
harum mewangi aroma tubuhmu
namun
langkahmu bergerak cepat
menjauh, dan semakin jauh
kulihat dari kejauhan
kau tersenyum bahagia bersamanya

=====================================

Suara pelan tak jelas
mencoba menerka apa itu
senyum merekah dari bibir
hati senang tak karuan
"selamat ulang tahun" yang terucap

=======================================

dinginnya sikapmu buat ku takut
bersapa dalam kesunyian
tersenyum dalam keraguan
mencoba menerka apa yang terjadi
diammu menjadi tanyaku
tatapmu menjadi kebisuanku
sapa mu menjadi jawabnya

======================================


@zainafifaldi

=========================================
aku matahari, kamu bulan
wajahku bersinar, wajahmu berlubang
=============================
Aku
A, K dan U
==============================

12 Comments: